MAKNA HIDUP ISLAMI

MAKNA HIDUP ISLAMI

وَمَا خَلَقْتُ الجِنّ وَالاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُونِ ]الذاريات:56[

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali supaya beribadah kepadaKu”

Jika memperhatikan pola kehidupan kita di dunia ini, ternyata ada sebagian di antara kita yang hidupnya selalu digunakan untuk urusan keduniaan. Waktunya habis hanya untuk mengejar materi. Semua urusan selalu diukur dengan ukuran-ukuran materi. Motto kehidupan mereka adalah: “time is money”. Mereka inilah yang mungkin kita kenal dengan sebutan materialis. Dan, ada sebagian lain yang maunya hanya bersenang-senang terus. Bagi mereka, hidup hanyalah berarti kesenangan. Semua cara dilakukan untuk menuruti kesenangannya. “Mumpung masih hidup, mari kita bersenang-senang; hidup sekali hiduplah yang senang,” inilah sebagian semboyannya. Kelompok inilah yang biasa disebut hidonis.

Selanjutnya bagaimana dengan kita sendiri? Bagaimana kita memaknai hidup ini? Selaku umat beragama, dalam memaknai hidup, kita sudah tentu berbeda dengan mereka yang materialis dan hidonis. Karena, bagaimanapun argumennya, dengan pilihan jalan hidup itu, mereka sebenarnya tidak pernah menemukan apa yang mereka cari: materi dan kesenangan. Kehidupan tetap gersang dan tanpa makna. Sebagai umat beragama, sudah tentu kita tidak ingin hidup ini berlalu begitu saja, hanya dengan ukuran-ukuran ‘tipis’ di permukaan yang sifatnya sesaat. Makna hidup mestinya lebih dari sekedar materi dan kesenangan, kita yakin bahwa itu dapat ditemukan di dalam agama. Bimbingan dan petunjuk agama mengajak hidup ini untuk lebih berbobot dan bermakna. Agama Islam mengajarkan bahwa hidup ini adalah ibadah. Inilah makna hidup bagi kita.

Begitulah, Islam mangajarkan bahwa hidup adalah ibadah. Maka menurut ajaran Islam, dalam kehidupan ini, tak ada sesaatpun yang tidak bernilai ibadah, bahkan tak sesaatpun yang bukan merupakan kegiatan ibadah. Dengan begitu, apakah siang-malam kita harus terus menerus berada dalam masjid untuk shalat dan dzikir, ataukah saban hari kita harus berpuasa. Sudah tentu tidak demikian maksudnya. Selaku umat Islam, kita memang berkewajiban mengerjakan shalat, tetapi jelas kewajiban itu hanya dalam waktu yang telah tertentu, yaitu lima kali sehari. Demikian juga jenis ibadat lain, baik yang wajib maupun yang sunnat.

Yang mesti diperhatikan adalah bahwa di samping Islam mengajarkan agar umatnya selalu berdzikir kepada Allah, juga mengajarkan agar umat Islam berkerja keras. Mari kita perhatikan firman Allah: “jika shalat telah selesai dikerjakan, maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah karunia Allah serta perbanyaklah mengingat Allah supaya kalian menjadi orang beruntung” (QS: 62;10). Oleh karenanya dalam Islam ada dikenal ibadah mahdlah, yang menyangkut hubungannya langsung dengan Allah, dan ibadah ghairu mahdlah, yang terkait dengan persoalan kemanusiaan. Dalam karya-karya ulama salaf dapat ditemukan pengertian ibadah, sebagai berikut:

العِبَادَةُ اِسْمٌ جَامِعٌ لِمَا يُحِبُّهُ اللهُ وَيَرْضهُ قَوْلًا كَانَ اَوْ فِعْلًا جَلِيًّا كَانَ اَوْ خَفِيًّا

“Ibadah adalah istilah umum untuk setiap amal perbuatan yang dicintai dan diridlai Allah, baik berupa perkataan maupun perbuatan, baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi”.

Melihat pengertian ini, maka makna dan ruang lingkup ibadah memang cukup luas, meski harus tetap merujuk pada kriteria tertentu, yaitu dicintai dan diridlai Allah. “Dicintai dan diridlai Allah” inilah ciri pembeda antara aktivitas yang bersifat ibadah dan yang bukan ibadah. Jika kriteria ini terpenuhi, maka setiap perbuatan bisa disebut ibadah.

Dengan demikian, bagi umat Islam, dalam kehidupan ini tak ada satupun aktivitas yang tidak bernilai ibadah, selama aktivitas itu merupakan aktivitas yang dicintai dan diridlai Allah. [ ]

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: